Senin, 28 April 2014

Mekanisme Pasar Islam Menurut Mondzer Kahf


Monzer kahf mengangkat sebuah judul  besar yang cukup mewakili pemikirannya terkait struktur pasar islam tersebut, yaitu “kerjasama yang bebas”. Judul  tersebut mengandung dua tema yang cukup mewakili , yaitu semangat kerjasama dan kebebasan. Kemudian beliau juga menjelaskan sejauh mana peran pemerintah dalam melakukan intervensi terhadap pasar.
 1.   Kebebasan Ekonomi
Kebebasan ekonomi yang dimaksudkan oleh Monzer Kahf ini tidak sama dengan kebebasan yang dimaksudkan oleh Adam Smith. Kebebasan yang dimaksudkan oleh Monzer Kahf di sini yaitu lebih kepada pertanggung jawaban setiap individu kepada sang penciptanya.
Setiap manusia bebas untuk melakukan segala aktivitas ekonomi yang ia inginkan, namun yang perlu diingat adalah mereka harus mempertanggungjawabkan segala aktivitasnya di hadapan Allah SWT, sehingga kebebasan yang mereka dapatkan adalah kebebasan yang tida akan mengganggu kebebasan orang lain, atau kebebasan yang selalu berada dijalan Allah SWT.
2.      Kerjasama
Ekonomi Islam merupakan ekonomi yang bebas, tetapi kebebasannya ditunjukan lebih banyak dalam bentuk kerjasama daripada dalam bentuk kompetisi. Artinya segala aktivitas perekonomian lebih ditujukan kepada kesejahteraan bersama.
Jadi Islam mengajarkan bahwa berbuat baik kepada sesama adalam suatu keharusan bagi hambanya, supaya tidak terjadi kesenjangan di masyarakat.
3.      Keterlibatan Pemerintah dalam Pasar
Pada dasarnya pemerintah mengakuui bahwa harga terbentuk oleh keseimbangan dari tingkat permintaan dan penawaran, akan tetapi pemerintah mengantisispasi adanya prilaku dzolim yang dilakuakan oleh beberapa pihak dipasar, seperti Ikhtikar (monooli), Tadlis (penipuan),  Talaqqi rubban, dan sebagainya. Sehingga di sini pemerintah memiliki beberapa peran dalam melakuakn intervensi di pasar.
a.       Pemerintah berperan sebagai perencana, dan penata produksi dan distribusi
Maksudnya adalah bahwa pemerintah berperan dalam membuat sebuah aturan yang bertujuan agar terlaksananya mekanisme pasar yang sesuai. Serta pemerintah juga memiliki hak untuk mengambil alih produksi yang bertanggung jawab bagi kebutuhan hajat orang banyak.
b.      Pemerintah berperan sebagai Supervisor atau pengontrol
Pemerintah berperan sebagai supervisor memiliki beberapa tujuan
1. Meningkatkan pemenuhan tujuan negara secara efisien
2. Memelihara agar aturan-aturan permainan yang ditetapkan oleh Allah SWT bisa selalu didukung.

(Ditulis berdasarkan hasil Pemahaman dari buku Ekonom Islam yang ditulis oleh Monzer Kahf)

Ahlan Wa Sahlan




Upaya Penguatan Rupiah pada Sektor Perdagangan dan Jasa



Semakin hari nilai mata uang rupiah terhadap mata uang dollar semakin melemah, hal ini ditandai dengan semakin defisitnya transaksi berjalan indonesia, sehingga kebutuhan terhadap mata uang dollar pun semakin meningkat.
Upaya penguatan rupiah pun telah banyak dilakukan, salah satunya yaitu mewajibkan setiap transaksi domestik di pasar modern agar menggunakan mata uang rupiah. Direktur jendral perdagangan dalam negeri kementrian perdagangan Sri Agustina menegeskan bahwa “Transaksi barang dan jasa di pusat perbelanaan modern di dalam negeri, wajib menggunakan mata uang rupiah. Praktik penggunaan valuta asing dalam berbagai transaksi di pasar domestik bertentangan dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011tentang Mata Uang.
Sri juga menegaskan bahwa, ada dua peraturan Menteri Perdagangan yang secara tegas menyebut dan mengatur transaksi menggunakan mata uang rupiah. Kedua peraturan tersebut yaitu Permendag No. 70/2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern serta Permendag No. 35/2013 tentang Pencamtuman Harga Barang dan Tarif  Jasa yang Diperdagangkan.
Pasal 12 Permendag No. 70/2013 menyebutkan, biaya sewa yang disebutkan dalam perjanjian sewa-menyewa harus dinyatakan dalam mata uang rupiah. Adapun pasal 6 (1) Permendag No. 35/2013 mengatur sanksi bagi pelaku usaha dan dan pasal 6 (2) mengatur penetapan harga barang atau tarif jasa yang harus menggunakan mata uang rupiah.
Dampak yang ditimbulkan dari adanya transaksi yang menggunakan valuta asing ini sangat mempengaruhi kinerja pasar domestik. Menurut Sofjan Wanandi (ketuan Aspindo), penggunaan valuta asing dalam transaksi di pasa domestik tidak hanya membuat nilai tukar rupiah gampang berfluktuasi, tetapi juga membebani dunia usaha. “Fluktuasi kurs rupiah terhadap valuta asing seperti dollar AS membuat pengusaha ritel kewalahan membayar sewa ruang di pusat-pusat perbelanjaan”, kata sofjan.
            Ketua Bidang Ritel Apindo Eddy Hartono mengatakan, hampir 60% mal di Jakarta menerapkan tarif sewa dalam dollar AS. Hal ini memberatkan pengusaha ritel saat kurs berfluktuasi seperti sekarang. “kenaikan sewa tempat dengan tarif dalam dollar AS semakin memojokan ritel . fluktuasi kurs rupiah membuat sektor ritel semakin kewalahan setelah upah minimum dan tarif listrik naik,” kata Eddy.
            Melihat transaksi ekspor – impor tidak menggunakan kurs rupiah, seharusnya transaksi di pasar domestik sepenuhnya menggunakan mata uang rupiah, guna menjaga kestabilan nilai rupiah di pasar domestik.Semoga pemerintah bisa lebih tegas dalam menanggapi berbagai permasalahan transaksi yang berkaitan dengan nilai tukar rupiah, karena hal ini bisa mendorong upaya penguatan nilai tukar rupiah terhadap valuta asing.

Sumber :
Koran Kompas tanggal 24 desember 2013 hal. 18
Koran Kompas tanggal 21 desember 2013 hal. 17
Permendag no 70 dan 35 tahun 2013

Cieee...Ada yang Baru nih Yeeee...!!


Assalammualaikum,,,,

  Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim,, insyaAllah blog ane yang baru ini bakalan nyuguhin tulisan-tulisan yang lumayan menarik, baik seputar dunia Ekonomi Islam, dunia kewirausahaan, dan masih banyak lagi, dan gak lupa, ada curhatan ane juga sob, hehe. Doain aja ya, semoga nantinya ane bisa konsisten buat nulis, bukannya kenapa, nulis itu kalo gak biasa godaannya ya capek lah, ya males lah, ya bingung lah, ya ya gitu deh, tapi ya masa mau kalah sama males, gile aje,, kita kan juga pengen bisa nulis..

Kalo kata Pramoediya Anantatoer tu, menulis itu salah satu media untuk berinteraksi dengan masa depan sob, makanya , kita siapin dari sekarang, minimal orang di masa depan itu tuh tau kalau kita dulu pernah dilahirin kedunia ini....Oke deh kalo gitu,, selamat menikmati aja ya, dan jangan lupa kasih kritikan kontrukstifnya juga ya...he