Senin, 25 Agustus 2014

Akomodatif Raditya Dika dan Sternberg, Antara Cinta kadaluarsa dan The Triangular Theory of Love



Nah kali ini saya akan membahas tema tentang Cinta, tema yang paling sering dibicarakan oleh semua kalangan, yang kadang perdebatannya pun selalu diselesaikan dengan jawaban “relative”, kenapa?? karna memang berbicara tentang CINTA, perlu objektifitas tiap insan yang sedang merasakan cinta.
Ya saya akui cinta memang punya ribuan definisi, ribuan syair penyejuk hati, ribuan cat penghias kegalauan. Tapi pada tulisan kali ini, Cinta akan saya bahas secara cukup ilmiyah, karna saya akan cob mnjawab permasalahan yang selalu terjadi karna cinta dengan pendekatan sebuah teori yang dikembangkan oleh Sternberg yaitu “The Triangular Theory of Love”
Bagi anda mungkin sudah tak asing dengan salah satu film Cinta Comedi yang berjudul “Cinta Brontosaurus”? ya film ini diangkat dari sebuah buku hasil karangan dari penulis Raditya Dika..
Singkat saja, dalam film ini digambarkan bahwa Cinta sebenarnya bisa kadaluarsa atau selalu berakhir dengan putus untuk mereka yang aktif berpacaran. Mungkin anda juga pernah berfikiran demikian, sekuat tenaga berusaha mempertahankan hubungan, namun akhirnya tetap selalu berakhir dengan kata putus. Sebenarnya apa penyebab utama dari kadaluarsa nya cinta tersebut...
Dalam The Triangular Theory of Love yang dikembangkan oleh Sternberg, dijelaskan bahwa cinta dibangun oleh tiga pilar dasar, yang apabila salah satunya tidak ada, maka Cinta tidak akan harmonis, atau kita sebut saja bisa kadaluarsa, ketiga pilar itu yaitu Intimacy (keintiman), Passion (gairah/hasrat), Commitment (komitmen).
1. Intimacy (keintiman)
Keintiman yang dimaksudkan oleh Sternberg di sini yaitu bahwa pada dasarnya manusia didalam Cinta yang mereka rasakan, dibangun berdasarkan ketertarikan terhadap fisikologis lawan jenisnya. Contohnya berusaha mengenal lebih jauh pasangannya, berusaha lebih akrab, Saling melengkapi dan berusaha menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangannya.
2. Passion (Gairah/Hasrat)
Sternberg dalam teori nya menjelaskan bahwa Cinta yang timbul dari seseorang biasanya dibangun oleh ketertarikan secara fisik terhadap lawan jenisnya. Aktualisasinya biasanya dengan membelai tangan, dan sentuhan fisik lainnya.
3. Commitment (komitmen)
Komitmen menjadi pilar ketiga dalam teori sternberg ini, entah apa maksud sternber menempatkan komitmen sebagai pilar ketiga dalam teorinya, mungkin bisa saja komitmen adalah pilar yang paling fital dalam bangunan Cinta dalam teorinya, sehingga keberadaanya sangat penting dalam keharmonisan Cinta.
Komitmen merupakan elemen penting yang menjadi dasar dorongan setiap passangan untuk mempertahankan cinta agar tetap harmonis. Komitmen tersebut bisanya diterjemahkan dalam sebuah ikatan hubungan baik secara fisikologis, maupun hukum agama, seperti pernikahan.
Nah dari ketiga pilar teori dari sternberg di atas, saya beranggapan bahwa sebenarnya penyebab kadaluarsanya cinta adalah komitmen.  Kenapa? kita selalu salah menerjemahkan komitmen ke dalam sebuah hubungan percintaan yang tidak memiliki daya ikat yang jelas, seperti pacaran, TTM, dan sebagainya. Yang biasanya dasar cinta hanya dibangun oleh dua pilar awal saja, sehingga cinta sangat mudah untuk kadaluarsa. Jelas saja, setiap orang yang memiliki hubungan seperti pacaran, tidak punya tanggung jawab yang mengikat untuk mempertahankan hubungan percintaan baik secara hukum ataupun agama, dan terkadang ketika kepuasan mereka sudah terpenuhi (psikis maupun fisik), maka dengan mudah cinta bisa kadaluarsa dengan sendirinya.
Namun, apabila cinta disucikan dengan sebuah ikatan yang terikat secara hukum dan agama sepeti pernikahan, maka komitmen tersebut akan muncul dan semakin menguat. Karna selain pertanggungjwaban terhadap hukum dan agama, pertanggungjawaban itu juga bersal dari upaya mempertahankan keberlangsungan berkeluarga, bagaimana menjaga keharmonisan rumah tangga, menjaga keberlangsungan hidup setiap anggota keluarga, dan sebagainya.
            Nah, bagi anda yang masih bingung dengan cinta anda, mungkin saran saya di atas bisa di coba. Nah bagi anda yag masih punya banyak waktu, mungkin waktu tersebut bisa digunakan unuk mempersiapkan menjadi pribadi yang lebih baik. Karna sesuai janji Allah, Allah alan memberikan pasangan yang baik, bagi mereka yang berproses dengan baik...
sekian,,semoga bermanfaat....!!!