Nah kali ini saya akan membahas tema
tentang Cinta, tema yang paling sering dibicarakan oleh semua kalangan, yang
kadang perdebatannya pun selalu diselesaikan dengan jawaban “relative”, kenapa??
karna memang berbicara tentang CINTA, perlu objektifitas tiap insan yang sedang
merasakan cinta.
Ya saya akui cinta memang punya
ribuan definisi, ribuan syair penyejuk hati, ribuan cat penghias kegalauan. Tapi
pada tulisan kali ini, Cinta akan saya bahas secara cukup ilmiyah, karna saya
akan cob mnjawab permasalahan yang selalu terjadi karna cinta dengan pendekatan
sebuah teori yang dikembangkan oleh Sternberg yaitu “The Triangular Theory of
Love”
Bagi anda mungkin sudah tak asing
dengan salah satu film Cinta Comedi yang berjudul “Cinta Brontosaurus”? ya film
ini diangkat dari sebuah buku hasil karangan dari penulis Raditya Dika..
Singkat saja, dalam film ini
digambarkan bahwa Cinta sebenarnya bisa kadaluarsa atau selalu berakhir dengan
putus untuk mereka yang aktif berpacaran. Mungkin anda juga pernah berfikiran
demikian, sekuat tenaga berusaha mempertahankan hubungan, namun akhirnya tetap
selalu berakhir dengan kata putus. Sebenarnya
apa penyebab utama dari kadaluarsa nya cinta tersebut...
Dalam The Triangular Theory of
Love yang dikembangkan oleh Sternberg, dijelaskan bahwa cinta dibangun oleh
tiga pilar dasar, yang apabila salah satunya tidak ada, maka Cinta tidak akan
harmonis, atau kita sebut saja bisa kadaluarsa, ketiga pilar itu yaitu Intimacy
(keintiman), Passion (gairah/hasrat), Commitment (komitmen).
1. Intimacy (keintiman)
Keintiman yang dimaksudkan oleh
Sternberg di sini yaitu bahwa pada dasarnya manusia didalam Cinta yang mereka rasakan,
dibangun berdasarkan ketertarikan terhadap fisikologis lawan jenisnya. Contohnya
berusaha mengenal lebih jauh pasangannya, berusaha lebih akrab, Saling
melengkapi dan berusaha menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangannya.
2. Passion (Gairah/Hasrat)
Sternberg dalam teori nya
menjelaskan bahwa Cinta yang timbul dari seseorang biasanya dibangun oleh
ketertarikan secara fisik terhadap lawan jenisnya. Aktualisasinya biasanya
dengan membelai tangan, dan sentuhan fisik lainnya.
3. Commitment (komitmen)
Komitmen menjadi pilar ketiga
dalam teori sternberg ini, entah apa maksud sternber menempatkan komitmen
sebagai pilar ketiga dalam teorinya, mungkin bisa saja komitmen adalah pilar
yang paling fital dalam bangunan Cinta dalam teorinya, sehingga keberadaanya
sangat penting dalam keharmonisan Cinta.
Komitmen merupakan elemen penting yang menjadi dasar dorongan setiap passangan untuk mempertahankan cinta agar tetap harmonis. Komitmen tersebut bisanya diterjemahkan dalam sebuah ikatan hubungan baik secara fisikologis, maupun hukum agama, seperti pernikahan.
Komitmen merupakan elemen penting yang menjadi dasar dorongan setiap passangan untuk mempertahankan cinta agar tetap harmonis. Komitmen tersebut bisanya diterjemahkan dalam sebuah ikatan hubungan baik secara fisikologis, maupun hukum agama, seperti pernikahan.
Nah dari ketiga pilar teori dari
sternberg di atas, saya beranggapan bahwa sebenarnya penyebab kadaluarsanya cinta
adalah komitmen. Kenapa? kita selalu
salah menerjemahkan komitmen ke dalam sebuah hubungan percintaan yang tidak
memiliki daya ikat yang jelas, seperti pacaran, TTM, dan sebagainya. Yang biasanya
dasar cinta hanya dibangun oleh dua pilar awal saja, sehingga cinta sangat
mudah untuk kadaluarsa. Jelas saja, setiap orang yang memiliki hubungan seperti
pacaran, tidak punya tanggung jawab yang mengikat untuk mempertahankan hubungan
percintaan baik secara hukum ataupun agama, dan terkadang ketika kepuasan
mereka sudah terpenuhi (psikis maupun fisik), maka dengan mudah cinta bisa
kadaluarsa dengan sendirinya.
Namun, apabila cinta disucikan
dengan sebuah ikatan yang terikat secara hukum dan agama sepeti pernikahan,
maka komitmen tersebut akan muncul dan semakin menguat. Karna selain
pertanggungjwaban terhadap hukum dan agama, pertanggungjawaban itu juga bersal
dari upaya mempertahankan keberlangsungan berkeluarga, bagaimana menjaga
keharmonisan rumah tangga, menjaga keberlangsungan hidup setiap anggota
keluarga, dan sebagainya.
Nah,
bagi anda yang masih bingung dengan cinta anda, mungkin saran saya di atas bisa
di coba. Nah bagi anda yag masih punya banyak waktu, mungkin waktu tersebut
bisa digunakan unuk mempersiapkan menjadi pribadi yang lebih baik. Karna sesuai
janji Allah, Allah alan memberikan pasangan yang baik, bagi mereka yang
berproses dengan baik...
sekian,,semoga bermanfaat....!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar